Pengertian Sistem Martingale

Martingale adalah sistem yang sangat populer dalam trading saham. Ini akan sering digunakan sebagai pendamping dan bukan sistem perdagangan yang ada, dimana ia dapat digunakan sebagai metode untuk mengelola dana. Trader modern hanya mengambil konsep secara umum daripada metode tetapi detailnya (jarak antara pesanan, jumlah faktor untuk mengalikan lot, dan lain-lain) berbeda sesuai dengan sistem trading yang digunakan. Banyak orang yang melihat strategi Martingale seperti bom waktu. Namun tahukah Anda bom waktu seperti apa jika digunakan saat Anda trading. Maka dari itu kami akan membahas apa itu pengertian sistem Martingale secara lebih lengkap.

Salah satu alasan mengapa sistem martingale begitu populer di pasar mata uang adalah karena, tidak seperti saham, mata uang jarang ada di nol. Walaupun perusahaan bisa bangkrut dengan mudah, namun negara tidak bisa. Akan ada saatnya ketika sebuah mata uang didevaluasi, namun dalam kasus dimana ada penurunan yang tajam, nilai mata uang tidak akan mencapai nol. Bukan tidak mungkin, tetapi yang dibutuhkan agar hal ini terjadi terlalu menakutkan bahkan untuk mempertimbangkannya.

Apa Itu Sistem Martingale

Intinya apapun strateginya, Anda sebagi trader harus tahu dan bisa cara main forex yang menguntungkan. Mungkin salah satu sistem ini dapat Anda terapkan. Namun sebelum itu, ketahui dulu apa itu sistem Martingale. Sistem Martingale adalah salah satu cara trading forex yang sering digunakan oleh para trader. Secara historis, sistem Martingale pertama kali ditemukan oleh Paul Pierre Levy di Prancis pada awal abad ke-18 dimana sistem ini digunakan oleh para penjudi untuk memenangkan taruhan. Martingale terkenal di dunia trading karena beberapa orang masih menganggap bahwa trading adalah sejenis perjudian.

Martingale sebenarnya bukan formula “ajaib” yang bisa membuat seseorang konsisten memenangkan taruhannya, tetapi ini hanya cara mengelola modal (money management). Martingale adalah teori manajemen probabilitas yang memungkinkan kesamaan nilai suatu sesuatu dalam periode tertentu ke periode sebelumnya dengan menggunakan prinsip perkalian (penggandaan).

Pada trading forex, sistem Martingale merupakan sistem mendapatkan keuntungan sekaligus menutup total kerugian dari transaksi sebelumnya melalui penggandaan modal. Oleh sebab itu, bila menggunakan sistem Martingale, risiko pada transaksi berikutnya selalu meningkat seiring dengan meningkatnya kerugian. Aturan sistem Martingale ini adalah ketika Anda melakukan banyak transaksi dan jika hasilnya adalah kerugian, maka transaksi selanjutnya menggunakan lot 2 kali lipatnya. Jadi saat profit transaksi terakhir, maka profitnya bisa menutupi semua kerugian dari transaksi sebelumnya.

Gunakan Sistem Martingale dalam strategi trading

Sistem Martingale jarang sekali digunakan dalam bentuk yang murni sebagai dasar daripada sistem trading. Seringkali, ia akan disertai beberapa aturan untuk masuk ke bursa saham. Sebagai aturan, Martingale digunakan dalam strategi trading otomatis, karena pendekatan menghitung daripada jumlah pesanan yang terbuka, dan ini sangat sulit dilakukan secara manual.

Di antara banyak sistem trading yang tidak menguntungkan, ada beberapa cara menarik untuk menggunakan Martingale. Misalnya, strategi Crazy Lock menggunakannya dengan cara yang menarik di luar norma Martingale untuk membangun keuntungan. Penguncian dan Martingale digunakan dalam hal ini untuk memberi manfaat bahkan ketika terobosan daripada batasan kanal terlihat palsu.

Teknik yang digunakan sangat sederhana, seperti ini ilustrasinya:
Pertama, pasang 1 lot dan loss
Kedua, pasang 2 lot (2 kali sebelumnya) dan loss
Ketiga, pasang 4 lot dan loss
Keempat, pasang 8 lot akhirnya profit

Ilustrasi ini bisa dilihat pada contoh di bawah ini:
BUY Lot 1 = – $ 10 (loss)
BUY Lot 2 = – $ 20 (loss)
BUY Lot 3 = – $ 40 (loss)
BUY Lot 4 = + $ 80 (Profit)
———————————– +
Profit = + $ 10

Contoh lainnya:
Suatu hari Anda merencanakan 5 kali transaksi EUR/USD, stop loss & profit target 50 point, dan initial Capital (Modal awal) = $ 50,000. Menggunakan banyak sistem Martingale. Setelah transaksi ternyata hasilnya 4 kali hilang secara berurutan dan hanya 1 kali menang dalam transaksi kelimanya.

Seperti ini :
Transaksi pertama: 1 lot loss transaksi x 50 poin = – $ 500
Transaksi kedua: 2 lot loss transaksi x 50 poin = – $ 1.000
Transaksi ketiga: 4 lot loss transaksi x 50 poin = – $ 2.000
Transaksi keempat: 8 lot loss transaksi x 50 poin = – $ 4.000
Transaksi kelima: 16 lot profit transaksi x 50 poin = + $ 8.000

Jadi pada akhir transaksi hasilnya adalah:
Total Rugi = – $ 7.500
Total Profit = + $ 8,000
Laba/Rugi Bersih = $ 500
Modal Awal = $ 50.500

Dengan menggunakan sistem seperti itu, jumlah lot harus 2 kali lebih tinggi dari sebelumnya (jadi jumlah lot selalu 1 langkah di depan kekalahan sebelumnya sehingga jika menang maka kekalahan sebelumnya ditutup dan juga mendapat keuntungan).

Bagaimana menjinakkan Martingale?

Meskipun ada banyak teknik trading, Anda dapat merumuskan beberapa aturan umum di mana sistem Martingale juga dapat memberikan manfaat yang konsisten:

– Disarankan sebelum bereksperimen menggunakan sistem Martingale, Anda harus membagi dana menjadi beberapa bagian. Jadi jika Anda menderita kerugian, itu tidak akan terlalu menyakitkan.

– Sistem Martingale hanya bisa digunakan dalam trading real hanya setelah Anda mengujinya pada interval waktu beberapa tahun.

– Jangan melakukan trading saat akan ada publikasi berita statistik utama dunia.

– Meskipun Anda bisa menggunakannya dalam trading manual, tapi pertama-tama akan lebih sulit untuk mengendalikan jumlah pesanan begitu banyak, dan kedua secara psikologis sulit membuat pesanan baru jika Anda sedang mengalami penarikan kebawah. Maka dari itu Martingale lebih baik digunakan dalam trading otomatis.

– Terus menerus Anda harus mengambil keuntungannya.

Kesimpulan

Terlihat secara teori, sistem Martingale ini pasti akan menang. Namun, masalah Martingale terletak pada pertanyaan, kapan Anda akan merasakan kemenangannya? Karena itu bila Anda akan menggunakan sistem Martingale, maka harus menghitung ketahanan modal sampai transaksi berapa jumlahnya. Dengan demikian, Anda bisa mencoba menang lebih baik sebelum transaksi terakhir dilakukan.

Kelebihan menggunakan sistem Martingale, hanya membutuhkan satu kemenangan dalam sekian kali transaksi, untuk menutupi semua kerugian akibat transaksi sebelumnya dan pada saat yang sama menghasilkan keuntungan. Namun terdapat kelemahan saat menggunakan sistem Martingale, bila modal Anda tidak lagi mencukupi untuk melakukan transaksi berikutnya, kerugian Anda sangat besar sekali. Banyak pula yang beranggapan bahwa sistem Martingale ini disebut dengan nama sistem 99 berbanding 1. Artinya jika Anda menggunakan strategi ini maka 99% kondisi pasar bisa membuat Anda profit. Tapi kalau suatu saat Anda mengalami kondisi yang 1%, habislah uang Anda.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *