Memilih Pair Forex Terbaik Untuk Scalping

Scalping merupakan salah satu strategi trading yang paling populer, kegiatan ini membutuhkan teknik dan persiapan untuk menghasilkan potensi terbaiknya. Banyak hal yang perlu diperhatikan sebelum mulai menggunakan teknik scalping. Pada kesempatan kali ini kami akan menguraikan bagaimana memilih pair forex terbaik untuk scalping agar Anda mendapatkan keuntungan saat melakukan trading.

Scalping adalah strategi yang membutuhkan konsentrasi dan keahlian khusus. Jika Anda ingin mencoba strategi ini untuk mendapatkan keuntungan. Perlu diingat bahwa trader harus menguji strategi, memilih pair terbaik untuk strategi forex scalping. Perhatikan juga kebijakan broker tempat Anda melakukan trading. Pilih broker yang menyediakan kondisi trading yang baik dan mengizinkan teknik scalping. Dalam melakukan trading ada banyak hal yang perlu dipertimbangkan. Bukan hanya masalah strategi, tetapi juga masalah lain yang diperlukan untuk kelancaran proses trading, seperti dalam memilih pair.

Memilih pair adalah kasus yang cukup penting, karena tidak semua pair memiliki karakter yang sama. Dalam proses seleksi ini juga harus disesuaikan dengan teknik yang digunakan seperti pada teknik scalping, pilihlah pair yang memiliki spread rendah (spread yang kecil). Di bawah ini beberapa pair mata uang yang cocok untuk teknik scalping:

– EUR/GBP (mata uang Euro dan Poundsterling): Kelemahan pair ini memiliki pergerakan dan range yang kecil dan kurang agresif.

– EUR/USD (mata uang Euro dan US Dollar): Kelemahannya sering terjadi pergerakan tidak terduga disebabkan oleh news.

– USD/CAD (mata uang US Dollar dan Dollar Kanada): Kelemahan pair ini kurang cocok untuk trader yang masih pemula.

– USD/JPY (mata uang US Dollar dan Yen Jepang): Kelemahannya sering terjadi sideways.

– GBP/USD (mata uang Poundsterling dan US Dollar): Kelemahan pair ini seringkali mengalami lonjakan harga mendadak yang disebabkan oleh pengaruh news.

– USD/CHF (mata uang US Dollar dan Swiss): Kelemahan pergerakan tidak stabil, sehingga sulit untuk dianalisia.

Jika dalam pengelompokannya, terdapat 3 jenis pair forex yaitu sebagai berikut:

1. Pair Forex Major

Pasangan mata uang seperti EUR/USD, GBP/USD, USD/CHF dan pair yang terbentuk dari mata uang yang paling mendominasi perekonomian dunia termasuk dari pair mayor. Meskipun JPY dapat dimasukkan ke dalam kelompok ini, mereka memiliki pergerakan yang berbeda dari pair mayor lainnya. JPY berbeda dan akan masuk dalam kelompojkpair carry. Sifat utama pasangan pair mayor adalah liquid. Sifat keduanya adalah respon yang relatif tenang terhadap gejolak pasar. Pair major diperdagangkan di seluruh dunia hampir oleh semua bank dan institusi penting. Mereka menjadi mata uang raksasa di pasar karena volume trading dan pergerakan yang relatif lamban.

Para scalper cenderung memilih pasangan mata uang mayor sebagai pair forex terbaik untuk teknik scalping dan akan cenderung melakukan trading secara perlahan dan hati-hati agar mendapatkan keuntungan yang konservatif.

2. Pair Carry

Pair carry adalah pasangan mata uang liquid, akan tetapi bergolak. Pasangan mata uang seperti EUR/JPY atau USD/JPY diperdagangkan di seluruh dunia dan aktivitas trading mereka cukup padat, tetapi juga bergerak sangat cepat. Hal ini disebabkan banyaknya pelaku keuangan yang menggunakan mata uang Jepang untuk meminjam dan berinvestasi di berbagai aset berisiko. Bagi scalper yang bekerja di timeframe pendek ketika terjadi gejolak pasar, pair forex akan bereaksi berlebihan dan mengakibatkan scalper tidak bisa memprediksi pergerakan pair dengan mudah.

Pair carry umumnya diperdagangkan untuk mendapatkan bunga. Meski dimungkinkan melakukan scalping, namun pasangan mata uang ini bukan pasangan terbaik untuk scalping. Spread pair carry bisa melebar begitu cepat, bahkan stop-loss tidak akan bisa menyelamatkan akun Anda dari kerugian yang signifikan. Perubahan spread menyebar luas tidaklah mengherankan pada pair carry. Sementara pada pasangan forex mayor seperti EUR/USD, pergerakan drastis seperti itu umumnya hanya terlihat setelah penerbitan data NFP atau mengubah suku bunga pair mayor. Pair carry akan bergerak dengan frekuensi lebih sering, lebih dalam, dan awet.

Karena itu, tidak disarankan bagi trader pemula untuk menggunakan teknik scalping pada pair carry. Pengguna scalping yang handal umumnya memperdagangkan pair dengan tren umum dan mengikuti strategi untuk mengeksploitasi perubahan yang tajam.

3. Mata Uang Eksotis

Mata uang eksotis yang dimaksud adalah pair forex yang langka, kurang likuid, dan kurang dikenal sehingga tidak termasuk dalam pair forex terbaik untuk scalping. Kelompok ini termasuk dalam mata uang yang mudah berubah seperti NOK/USD (NOK adalah Norwegian Krone), BRL/USD dan lain sebagainya. Kelompok ini tidak cocok untuk teknik scalping karena perbedaan harga yang tidak terduga sehingga menyulitkan scalper untuk memprediksi pergerakannya dalam waktu singkat. Scalper harus bisa menghindari pair mata uang eksotis ini agar tidak merugi.

Kunci Sukses Bagi Scalper

Dikutip dari Kaskus.co.id, melakukan strategi scalping dalam dunia forex sangat memerlukan analisa yang konstan. Meski bermain dengan jumlah kecil, teknik scalping cukup menguntungkan. Namun, tidak semua trader mampu dan mau menjadi scalper, karena dibutuhkan kecepatan dan ketepatan dalam setiap keputusan trading yang diambil. Berikut dua kunci sukses bagi scalper yang perlu Anda ketahui.

1. Anda berada dalam posisi konsentrasi penuh & rileks

Scalper harus memiliki kemauan dan kemampuan untuk berkonsentrasi penuh, dan mengamati setiap perubahan yang terjadi pada pair mata uang apapun. Kegiatan ini bisa sangat menegangkan, terutama untuk scalper pemula. Bahkan, Anda tidak perlu duduk di depan monitor sepanjang hari. Satu atau dua jam mungkin cukup bagi Anda untuk mencapai target keuntungan yang telah Anda tetapkan. Kuncinya adalah, pastikan Anda tidak mengalami gangguan saat melakukan trading.

2. Anda memiliki cukup koneksi internet

Keberhasilan teknik scalping sangat bergantung pada kecepatan dan kestabilan koneksi internet. Masalah di jaringan internet bisa membuat order gagal (gagal mendapatkan keuntungan). Koneksi internet yang cepat merupakan kebutuhan mutlak bagi seorang scalper, karena posisi open dan close bisa terjadi dalam waktu kurang dari satu menit.

Penutup

Dari yang telah kami uraikan, dapat didefinisikan bahwa pair forex terbaik untuk scalper adalah pair mayor. Scalper bisa menggunakan pair carry jika sudah menemukan strategi terbaik untuk scalping pada pair. Namun, tetap disarankan untuk berhati-hati. Selain pair apa yang terbaik untuk scalping, scalper juga perlu memperhatikan setiap spread sebelum menerapkan strateginya. Spread terlalu besar dapat merugikan scalper yang melakukan trading dalam rentang waktu rendah. Periode waktu trading yang tepat juga perlu diperhatikan scalper.

Beberapa pengguna scalping menyukai periode waktu dimana kondisi pasar tidak memiliki arahan, sedangkan scalper lain akan memilih melakukan trading di pasar yang terarah, likuiditas tinggi dan beragam. Pilihan ini sesuai dengan selera masing-masing trader, intinya pilih waktu trading yang sesuai dengan strategi trading Anda.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *