Margin Dalam Forex

Dalam dunia trading kita mungkin ta asing dengan kata margin. Margin dalam pengertiannya adalah jumlah uang yang dijadikan sebuah jaminan dalam membuka posisi dimana ini di butuhkan di broker anda. Uang ini nantinya akan ditahan oleh broker Anda sewaktu Anda dalam posisi terbuka.

Sebagai salah satu contohnya: Dalam mengontrol transaksi di harga $100.000, broker kemudian menyisihkan $1000 dan ini dipakai sebagai jaminan. Dan dalam faktor leverage-nya akan dinyatakan secara rasio yakni 100:1. Anda saat ini akan mampu mengontrol posisi sebesar $100.000 dengan hanya menyediakan jaminan $1000. Nominal uang yang disisihkan tersebut merupakan “margin” dan ini dibutuhkan dalam melakukan leverage. (Baca juga: Sejarah Awal Forex)

Margin memang selama ini dimunculkan dengan data persentase dan ini dihitung dari total jumlah uang Anda yang masuk perdagangan. Para broker forex biasanya menetapkan margin sekitar 1%, 2% dan 5%, serta banyak lagi.

Dengan didasari angka margin dari broker, anda juga akan mudah dalam menghitung angka leverage maksimumnya. Kalau broker sudah menetapkan sebesar 2% margin, maka Anda akan punya leverage 50:1.

Pemakaian margin dalam trading forex secara benar akan membantu meningkatkan angka “buying power” Anda. Dengan hal ini, jika anda mempunyai uang $5000 di broker akun dengan margin required 1%, nantinya Anda akan bisa mengontrol perjalanan transaksi dengan kisaran angka $500.000, mengingat broker Anda tinggal membutuhkan 1% yang akan dipakai sebagai kolateral.

Jika buying power meningkat berkemungkinan juga akan memperbesar persentase laba Anda. Namun Anda juga harus memperhatikan, trading mamakai margin bukan hanya bisa melipatgandakan profit namun jika Anda tak beruntung maka Anda juga akan menerima kerugian besar.

Dibawah ini adalah tabel ketetapan margin yang biasanya dipakai:

Margin RequiredMaksimum Leverage
5.00% 20:1
3.00%33:1
2.00%50:1
1.00%100:1
0.50%200:1
0.25%400:1

Dibawah ini kami akan mencoba menjelaskan istilah yang selama ini berhubungan dengan margin dan sering dipakai para broker:

1. Margin Required
yakni jumlah uang Anda dan biasanya disisihkan para broker serta dipergunakan sebagai jaminan saat Anda membuka satu posisi. Biasanya angka ditulis memakai persentase.

2. Account Margin
yakni jumlah total uang dan biasanya di tuliskan dengan jelas di akun trading Anda.

3. Used Margin
yakni semua total uang yang “disisihkan” pihak broker Anda yang dipakai sebagai jaminan ke semua posisi Anda dan bisanya ke akun yang hanya bersifat terbuka. Namun sampai dengan menutup posisi Anda tak bisa memakainya meskipun ini murni uang Anda, dan ini juga tak bisa dipakai saat Anda terkena Margin Call.

4. Usable Margin
yakni jumlah uang dalam akun Anda dan uang inilah yang bisa Anda pakai saat membuka posisi baru.

5. Margin Call
yakni jumlah total uang dalam akun Anda namun tak bisa menanggung semua potensi kerugian saat menghampiri Anda. Ini akan terjadi jika nilai equity ada di posisi Used Margin. Jika margin call menghampiri Anda, maka separo dan juga semua posisi anda yang dalam posisi terbuka bakalan ditutup pihak broker di harga pasar hari itu juga.

Menjalani trading memakai margin memang selama ini bisa membawa sebuah keuntungan yang sendiri, namun Anda sebagai salah satu trader forex juga pantas mewaspadai resiko adanya margin call. Saat bergelut dalam bisnis trading forex, memang teliti dalam memutuskan margin akan mempengaruhi penghasilan Anda, serta Anda juga perlu paham betul semua peraturan soal margin yang sudah ditetapkan pihak broker forex, saat Anda memilihnya.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *