Manajemen Trading Long Term (Jangka Panjang)

Setiap trader memang memiliki gaya trading yang berbeda-beda, tergantung pada kepribadian si trader. Trading long term atau jangka panjang adalah sebuah trading yang dilakukan dalam waktu yang relatif lama. Keuntungannya bukan hari ini tetapi bisa beberapa hari atau beberapa minggu kemudian. Untuk mengetahui lebih dalam tentang manajemen trading long term (jangka panjang), pada kesempatan ini kami uraikan semuanya untuk Anda.

Mempertahankan kesuksesan terkadang lebih sulit daripada mencapainya. Keberhasilan yang telah di tangan sering membuat seseorang tertidur, terlena, hingga akhirnya kehilangan semuanya. Demikian pula dalam forex trading, seorang trader mungkin tidak sulit untuk mendapatkan keuntungan tetapi tidak untuk trading long term (jangka panjang). Bahkan, trading jangka panjang berarti membuat perputaran uang menjadi lebih lama sehingga berpotensi menawarkan keuntungan yang konsisten bahkan optimal.

Dalam forex trading, seorang trader jangka panjang akan memegang posisi open untuk jangka waktu yang lama, selama beberapa hari atau bahkan berminggu-minggu. Trader akan melakukan close transaksi apabila keuntungan yang dihasilkan sudah sesuai target. Untuk trader jenis ini, floating minus hingga 100 pips adalah suatu hal yang umum dan bukan menjadi beban. Karena akun trading mereka dapat menahan posisi minus hingga ratusan pips sesuai dengan yang telah mereka kalkulasikan. Pengaturan stop loss dan take profit juga sampai ratusan pips.

Dengan strategi long term, keuntungan dalam satu kali trading bisa sangat besar. Untuk analisa kapan harus memasuki pasar juga tidak terlalu memusingkan trader-nya, karena yang menjadi sorotan adalah trend pergerakan jangka panjang. Yang jelas dengan trading model ini, tekanan emosional maupun psikologis menjadi tidak begitu besar.

Trader juga tidak perlu setiap hari “Hanging out (nongkrong)” untuk menjaga chart-nya. Kami yakin Anda akan setuju bahwa strategi forex trading long term (jangka panjang) akan dapat memberikan lebih banyak kebebasan pada trader yang melakukannya. Anda akan menghemat lebih banyak waktu dan memiliki banyak waktu luang untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Rumusan Long Term

1. Anda BELI risikonya turun ke harga terendah yang pernah terjadi
2. Anda JUAL risikonya naik ke harga tertinggi yang pernah terjadi
3. Keuntungan Anda sebanding dengan Lot yang digunakan
4. Kerugian atau floating Anda sebanding dengan Lot yang Anda gunakan

Keuntungan Trading Long Term

1. Tekanan psikologis relatif lebih kecil.
2. Trader tidak perlu mengawasi chart setiap hari.
3.Analisa yang lebih sederhana, lebih ke arah analisa fundamental.

Kekurangan Trading Long Term

1. Keuntungan yang akan didapat bisa memakan waktu yang cukup lama.

Kesalahan Umum Trader Long Term

1. Tidak memperhatikan harga tertinggi atau terendah yang pernah terjadi
2. Membuka kembali Open tanpa perhitungan
3. Melakukan hedging tanpa bisa keluar, sehingga trader terjebak.

Tips Trading Long Term

Agar tidak melakukan kesalahan seperti yang diuraikan di atas. Berikut tips-tips trading long term yang harus trader pahami, antara lain:

1. Kalahkan rasa takut dan sifat serakah

Ketakutan yang berlebihan menjadi salah satu dari pantangan-pantangan dalam forex, yang dapat menghalangi Anda mencapai kesuksesan. Ketakutan yang menghantui akan menimbulkan keraguan dalam mengambil tindakan. Pada akhirnya, Anda membuat tindakan yang salah. Oleh karena itu, Anda harus mampu mengalahkan rasa takut ketika menginginkan forex trading dalam jangka panjang. Ketakutan dapat timbul karena kurangnya pemahaman tentang forex trading.

Untuk itu, ikuti tutorial forex untuk memperdalam pengetahuan tentang trading forex agar Anda dapat mengalahkan rasa takut. Ketakutan juga didasarkan pada perspektif yang salah. Untuk mengatasi hal ini, Anda harus berkonsultasi dengan seorang mentor atau memperbanyak mengikuti seminar.

Selain itu, keserakahan juga salah satu sifat yang harus disingkirkan. Ini karena keserakahan benar-benar akan menjatuhkan Anda di ambang kehancuran. Misalnya, Anda ingin mencapai laba maksimum dalam waktu singkat dengan menggunakan leverage tinggi, membuka beberapa posisi, hingga meninggalkan posisi selama trend belum mencapai garis resistance. Ingatlah, trend forex bergerak sangat fluktuatif. Yang berarti, setiap trend bisa bergerak bolak-balik dari harapan. Akibatnya, kerugian itu tidak bisa terhindarkan.

2. Tetapkan manajemen risiko

Dikutip dari CNNIndonesia.com, forex merupakan salah satu bentuk investasi yang berprinsip “high risk high return”. Sehingga menetapkan manajemen risiko penting dilakukan untuk mengendalikan risiko yang berpotensi sangat besar ketika melakukan forex trading.

Di bawah ini manajemen risiko agar bisa trading long term:

– Buat batasan kerugian per trade & maksimum. Misalnya, Anda menetapkan batasan kerugian per trade sebesar $ 350, berarti Anda harus menutup posisi ketika kerugian mendekati angka itu. Agar kerugian tidak kehilangan semua modal maka batasan kerugian maksimum juga penting dilakukan. Batasan kerugian maksimum biasanya 50% dari modal.

– Memasang stop loss yang berfungsi sebagai pelindung keuntungan dan juga sebagai penghambat mengalami kerugian yang lebih besar. Oleh karena itu, pasang stop loss sebelum memulai trading. Syaratnya, Anda harus menghapus stop loss pertama saat memasang stop loss.

3. Kuasai cara menganalisa

Menebak-nebak pergerakan trend forex bukanlah tindakan yang tepat untuk meraih kesuksesan dalam trading. Tindakan yang benar adalah menganalisis secara tepat mengamati, menyimpulkan, dan kemudian mengambil langkah. Mendapatkan keuntungan yang besar di setiap tradingnya bukanlah tujuan utama seorang trader profesional, tetapi juga selalu mencoba untuk menjaga trading dapat bertahan sehingga menjanjikan keuntungan yang continue.

Apa Perlu Modal Besar?

Ketika melakukan trading dengan jenis ini, Anda tidak juga harus membutuhkan modal yang besar. Semuanya dapat Anda sesuaikan sendiri. Modal tidak selalu harus besar, dengan 100 USD juga bisa Anda lakukan. Yang terpenting adalah selalu perhatikan lot-nya. Semisal, contohnya begini:

Modal 100 USD akun standar instaforex, meliputi:
Lot 0,01 = 0,01 USD
Lot 0,10 = 0,10 USD
Lot 1,00 = 1,00 USD

Anda open BELI di 1,2998 dan menempatkan Take Profit di 1,3705. Rupanya harga jatuh ke 1.2663 atau 1.2056 atau 1.1867, maka perhitungan minusnya adalah:
1.2998 – 1.2663 = – 335 pips
1.2998 – 1,2056 = – 942 pips
1.2998 – 1.1867 = – 1.131 pips

Cara Manajemen Floating-nya

Semisal, Anda membuka dengan lot 0,01 (0,01 USD). Tinggal Anda hitung saja, maka Anda minus sebesar:
-335 pips x 0,01 USD = -3,35 USD
-942 pips x 0,01 USD = -9,42 USD
-1,131 pips x 0,01 USD = -11,31 USD

Silakan Anda kalkulasikan jika open dengan lot 0,02 dan seterusnya. Tidak punya modal besar bukan? Ukuran lot menjadi kunci utamanya.

Kesimpulan

Sebenarnya tidak ada kesulitan dalam melakukan trading long term ini. Anda hanya perlu melakukan BELI atau JUAL kemudian perhatikan harga-harga yang pernah terjadi. Dengan demikian, jika Anda tertarik dan ingin trading dengan cara long term pertimbangkanlah hal-hal tersebut. Semoga bermanfaat Sobat.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *