Konsolidasi Dalam Forex

Dalam bahasan kali ini kami akan membahas salah satu teknik trading, dimana ini mungkin juga akan bermanfaat ke Anda dalam melakukan pemantauan trading, yakni melalui teknik konsolidasi.

Kita memang sering melihat harga dalam trading kita bergerak naik dan juga turun, dan hal ini berjalan singkat. Dimana pergerakan harga tersebut disebabkan adanya perdagangan yang sama sekali tak disertai momentum. Ini membuat pelaku pasar ragu dalam melakukan pembelian bahkan penjualan secara besar. Hal ini dinamai daerah konsolidasi dan sering dikatakan dengan istilah congestion area.

Malahan dengan posisi ini kita akan bisa memanfaatkan congestion area dalam mengembangkan strategi dalam trading kita. Langkah pertama yang kita lakukan adalah melakukan open posisi Buy on Low dan juga Sell on High. Dimana strategi ini yakni dengan memanfaatkan perdagangan dalam jam-jam konsolidasi. (Baca juga: Margin Dalam Forex)

Dan intinya kita diwajibkan melakukan open posisi buy atau sell dalam level rendah dan juga tinggi congestion area serta menjalani liquidasi posisi di level tinggi/rendah di congestion area. Ini biasanya dilakukan pada waktu Pasar New York akan di tutup, ini biasanya dilakukan di kisaran jam 02.00 – 14.00 WIB.

Strategi tersebut sangat efektif kalau kita bertransaksi di jam-jam adanya pergerakan harga dan memang biasanya waktunya hanya sempit. Tapi kita tetap juga harus menempatkannya di Stop Loss guna menjaga margin kita kalau tiba-tiba harga menanjak kencang ke level support dan juga resisten berlawanan dengan posisi kita sekarang.

Strategi selanjutnya bisa juga dengan melakukan breakout (Buy on High dan Sell on Low). Yakni sedikit menunggu harga dalam masa melepaskan diri dari posisi konsolidasinya. Dan jika kita bermain forex biasanya ini ada di masa pasar London mulai di buka di jam 14.00 WIB.

Sejauh ini Congestion Area memang mampu memberikan informasi sangat jelas soal level support serta resisten dalam pergerakan pasar di waktu itu. Mengingat level support dan resten bisa dibilang penting untuk diidentifikasi mengingat ini juga akan mempengaruhi kita dalam mendapatkan posisi buy dan sell yang terbaik.

4 Cara Efektif Trading Dalam Pasar Konsolidasi
Pasar yang dalam posisi konsolidasi atau ranging yakni pasar yang selama ini dijauhi semua trader forex. Di masa pasar vakum itu, semua trader kebanyakan memilih berhenti trading dan akan kembali memulainya kalau trend telah kembali mucul. Tapi, meskipun jalan terbaik adalah menunggu, ada beberapa cara efektif guna meraup keuntungan saat posisi pasar di taraf konsolidasi. Berikut ini adalah langkah efektif trading dalam masa pasar terkonsolidasi.

1. Mengenali Konsolidasi & Kontinuitas
Kebanyakan trader memang sering mengalami kesalahan tren di setiap chart. Bahkan mereka tak sadar jika tren sudah lenyap usai pasar dalam posisi konsolidasi.

Seorang trader memang sangat perlu dalam mengenal konsolidasi dan juga kontinuasi saat masa price action. Selepas konsolidasi usai, harga bakalan akan ada di level breakout dan inilah momen strategis dalam bertrading.

Periode kontinuitas juga bisa dibilang menjadi sebuah kisaran waktu yang terbaik dalam masuk lagi ke pasar, usai harga juga akan mampu membentuk pergerakan terbaiknya, dibandingkan saat kita bertrading di pasaran yang sedang mengalami sideways.

Pergerakan harga di fase kontinuitas memang akan lebih kuat serta lebih bebas dibandingkan dengan posisi lainnya.

2. Harga Breakout Saat Pasar Choppy
Langkah terbaik dalam bertrading di kondisi itu adalah tak memaksanya untuk melakukan trading. Kita hanya menunggu break naik dan turun dengan jalan membiarkan pasar sesukanya dalam menentukan nilai. Usai ada break, semua trader akan bisa bertrading lagi di momentum yang baru itu.

Jadi cara terbaik yakni membiarkan pasar membentuk break namun jelas, lalu kemudian kita segera cepat membuka posisi mengingat pergerakan harga kini sudah kita ketahui.

3. Memakai Pola Trading Triangle
Pola triangle yakni pola trading horizontal dimana range tradingnya dalam posisi menyempit usai pasar bergerak ke posisi sideways.

4. Bertrading Dalam Time Frame Besar
Tren akan terlihat mencolok dalam masa time frame dan ini juga akan nampak membesar, usai konsolidasi seringkali berada dalam tempo pendek. Dengan bertrading di time frame besar, bakalan akan mampu menghindarkan kita dari masa konsolidasi harga.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *