Kaitan Virtual Private Server dan Forex Trading

Sebelum seorang trader forex melakukan trading otomatis (Robot Forex), maka pertama-tama yang harus Anda ketahui ialah cara menggunakannya. Karena Robot Forex berpotensi berbahaya jika tidak digunakan dengan benar. Robot Forex (Expert Advisor atau disingkat dengan EA) adalah untuk cara melakukan trading otomatis, yang berfungsi untuk memfasilitasi para pelaku Forex trading. Di bawah ini kaitan antara Virtual Private Server dan Forex Trading yang perlu Anda ketahui.

Memahami Robot Forex

Sebelum lebih jauh, apa Anda tahu apa itu forex trading robot? Robot Forex ini ialah robot pengendali dalam segala transaksi forex yang umumnya tersedia di platform forex trading yang menggunakan Metatrader. Dengan adanya ini trader tidak perlu khawatir untuk memantau monitor karena semuanya diatur oleh robot, termasuk dalam hal risk management dan psikologisnya. Dalam melakukan trading Robot Forex sangatlah banyak macamnya dan memiliki fungsinya yang berbeda.

Ada robot untuk Scalping, Martingale, Trending Patterns, Averaging, bahkan Mixed. Sebuah robot bisa dikatakan berjalan dengan baik jika terbukti menguntungkan untuk jangka waktu dua tahun atau lebih. Tetapi jika profitnya masih sekitar beberapa bulan maka Anda harus menghindari robot tersebut karena mereka belum terbukti dengan siklus tahunan di Forex.

Memahami Virtual Private Server

Virtual Private Server (VPS) merupakan software dan teknologi sistem operasi yang memungkinkan sebuah mesin dengan kapasitas besar dapat dibagi menjadi beberapa server virtual sehingga beberapa server virtual tersebut dapat menjalankan sistem operasinya sendiri seperti layaknya sebuah server. VPS secara umum sering digunakan untuk Cloud Computing, Software Bot, Running Software Robot (untuk melakukan trading), dan lain-lain. Anda bahkan dapat mereboot sebuah server virtual secara terpisah (tidak perlu me-reboot server utama). Anda dapat mengendalikan VPS dengan Remote Access Dekstrop (pengendali jarak jauh), dengan menggunakan aplikasi seperti Putty untuk yang menggunakan OS Windows dan Terminal untuk Linux.

Dasar-Dasar Virtual Private Server

Berikut adalah informasi dasar yang dapat Anda ketahui lebih lanjut tentang Virtual Private Server:

1. Setiap VPS dapat memiliki system libraries atau mengubahnya menjadi salah satu ystem libraries lainnya.

2. Dalam Virtual Private Server, resource server yang dialokasikan termasuk CPU Core, CPU Usage, RAM, dan Storage (ruang penyimpanan).

3. Spesifikasi Virtual Private Server sendiri beragam, baik dari segi Hard disk, jenis prosesor, memori, pilihan sistem operasi dan lain sebagainya. VPS terhubung ke internet selama 24 jam dengan kecepatan tinggi sehingga setiap pengguna dapat dengan mudah mengaksesnya dan dibantu dengan sebuah Remote Desktop Connection (RDC) yang biasanya sudah tersedia di sistem operasi windows.

4. Virtual Private Server dilengkapi dengan pengaturan sendiri untuk unit script, pengguna (users), pemrosesan, filesystem, dan sebagainya. Dalam hal ini berarti setiap VPS memiliki filtering, ip address, port number, tables, dan routing rules sendiri. Selain itu, juga dapat mengkonfigurasi file untuk sistem dan aplikasi software.

5. Dengan Virtual Private Server Anda sebagai pengguna tidak perlu lagi merawat server virtual ini secara berkala, karena penyedia VPS akan mengurus secara berkala dan meningkatkan OS, RAM, dan lain sebagainya.

Fungsi Virtual Private Server

Di bawah ini terdapat beberapa fungsi dari sebuah Virtual Private Server yang bisa Anda ketahui:

1. Web hosting: Salah satu fungsi populernya adalah menyediakan web hosting. Di mana aplikasi memerlukan konfigurasi tertentu dan hanya dapat dilakukan oleh Superuser. Penggunaan ini juga cocok untuk memulai bisnis web hosting dengan anggaran terbatas tetapi layanan dengan kualitas.

2. Sebagai server file: Sebagai sebuah server penyimpanan tempat Anda dapat menyimpan file dan data baik melalui ftp, ataupun http.

3. Backup Server: Kebutuhan untuk backup server untuk memastikan layanan selalu berjalan normal adalah sangat penting. Pencadangan server ini dapat mencakup situs web, email, file, dan basis data. Semua layanan ini berada dalam kondisi fisik dan logical yang terpisah sehingga meminimalkan kerusakan atau hilangnya data.

4. Sebagai server desktop jarak jauh: Hal ini di mana Anda dapat mengunduh dan mengunggah file dari jarak jauh, menjalankan aplikasi forex, robot & automation, spinner.

5. Development (Test Environments): Dalam hal ini VPS dapat melakukan serangkaian pengujian pengembangan yang efisien, beberapa sistem operasi dan alamat IP publik yang dapat dengan mudah dilakukan, koneksi jarak jauh untuk reboot dan penggantian antarmuka cukup cepat, seperti memiliki 1 rak penuh dengan server testing.

6. Educational Outpost VPS: Membuat proses eksperimen lebih beragam dan lebih mudah membandingkannya, karena dijadikan sebagai ajang untuk bereksperimen dengan Sistem Operasi UNIX

Alasan Menggunakan VPS dalam Forex Trading

1. Keamanan yang kuat
Dikutip dari Kompasiana.com, sistem VPS yang ditawarkan oleh perusahaan terbaik datang dengan keamanan terbaik. Server VPS yang dikelola diperiksa secara berkala untuk memastikan bahwa mereka berfungsi, dan sebagian besar perusahaan menjamin 99,9 persen waktu operasional sehingga trader dapat melakukan trading dengan aman. Anda juga umumnya menerima antivirus dan alat lain untuk memastikan sistem Anda aman dari kerentanan.

2. Hemat biaya
VPS dapat melakukan trading lebih cepat dalam transmisi perintah daripada sebuah komputer. Sehingga trader hanya mengalami sedikit penundaan dan hemat biaya. Seperti yang Anda semua ketahui, bahwa slip biaya uang terkadang digunakan untuk biaya tambahan, jadi ini adalah cara yang bagus untuk mengurangi kerugian dan ketidakpastian dalam melakukan trading.

3. Beroperasi sepanjang hari
VPS memiliki sistem otomatis yang dapat kerja sepanjang hari tanpa henti. Trader tidak perlu menunggu di depan komputer karena sistem ini dapat berjalan sendiri meskipun komputer dimatikan.

4. Trading dimana saja
Trader dapat login VPS untuk melakukan kegiatan trading di mana saja berada asalkan selama masih memiliki koneksi jaringan.

Penutupan

VPS (Virtual Private Server) sangat penting untuk para trader yang sering melakukan trading. Server ini online hingga 24 jam sehingga mampu mencegah hal-hal yang dapat mengganggu jalannya Expert Advisor (EA) seperti buruknya koneksi internet, komputer hang, listrik padam dan lain sebagainya. VPS memudahkan para trader mengakses trading kapan pun dan dari mana pun menggunakan Remote Desktop Connection, baik itu dari PC maupun PDA apabila Anda sedang bepergian ke luar kota, ke luar negeri dan lain-lain.

Trader akan terbantu dengan adanya Virtual Private Server ini, sehingga seorang trader tidak harus menyalakan komputer dan terhubung dengan internet selama berjam-jam lamanya. Hanya dengan mengaktifkan EA melalui Virtual Private Server, maka Virtual Private Server akan selalu online selama 24 jam non stop. Akan tetapi hanya diperlukan apabila Anda ingin monitoring posisi trading maka trader tersebut dapat terhubung di internet. Semoga bermanfaat.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *