Cut Loss dalam Trading

Sebagai salah satu investor dan peran Anda sebagai trader saham, dipastikan Anda telah hafal dengan ungkapan cut loss, yakni langkah menjual saham di harga terendah dari harga belinya, dimana kita dalam artiannya mengalami kerugian.

Dalam pengertian umum, cut loss mempunya makna memotong (cut) angka kerugian (loss), dengan langkah itu sama artinya Anda memangkas angka kerugian Anda sehingga tak mengalami kerugian yang besar. Kita tak merealisasikan kerugian, namun langkah ini diambil supaya Anda mampu mencegah kerugian saat harga saham terus mengalami penurunan dipasaran. (Baca juga: Apa itu Konvergen dan Divergen dalam Forex?)

Artian lain, kalau Anda menjual saham di harga melebihi harga belinya, langkah in dinamakan profit taking (merealisasikan keuntungan), langkah ini bukan hanya akan memotong adanya potensi keuntungan padahal jika didiamkan mungkin saja keungtungan Anda akan semakin membesar.

Dengan hal tersebut, Anda hanya akan diperbolehkan menjual saham saat Anda mengetahui adanya potensi kenaikan harganya dalam level batasannya, mengingat ada kemungkinan kedepan harganya malahan akan semakin turun. Saat Anda mengira masih untung dan menghentikan transaksi Anda dan kedepan saham Anda ada kemungkinan untungnya semakin besar ini dinamakan cut profit, dan bukan dikatakan profit taking.

Sejauh ini memang sebagian besar investor sangat membenci adanya cut loss ini. Mengingat beberapa investor memang memilih tak melakukan cut loss saat saham yang sudah mereka beli harganya dalam possi turun. Artian lain yang sering muncul adalah loss taking yakni menghentikan dan bahkan menjual saham saat harga baru saja turun, dan ini tak masuh ke artian cut loss, yang artinya memang mencegah supaya kerugian tak kian membesar.

Banyak sekali trader yang sejauh ini belum memahami betul makna dari cut loss dan loss taking, semuanya memang menjauhi adanya loss taking. Namun selama ini penjualan saham saat ada diposisi rugi memang sering dilakukan tanpa melihat dampaknya kebelakang.

Dua kalimat yakni cut profit / loss taking memang selama ini sama sekali tak diinginkan oleh para trader, karena memang tak seorang investor pun yang ada di dunia ini mau dalam menjual sahamnya, hanya saja mereka mengupayakan pemotongan akan adanya potensi keuntungan, dan sama sekali tak merealisasikan kerugiannya.

Di dalam perjalananya didunia trading, memang seorang investor hanya bakalan memutuskan menjual sahamnya saat ada di posisi untung, kalau memang tujuannya hanya merealisasikan keuntungan. Dan dalam pemikiran lainnya, seorang investor akan bersedia menjual sahamnya jika ada di posisi rugi, mengingat memang tujuannya mereka hanya ingin mencegah adanya kerugian yang semakin besar kalau diteruskan dalam tahapan itu.

Saat ini teorinya memang sangat sederhana saja, kalau saham yang saat ini Anda pegang dalam ancaman penurunan, maka Anda diwajibkan sesegera mungkin menjualnya, dan ini akan masuk ke cut loss. Jika saham ada kemungkinan menanja kembali maka Anda boleh dalam level hold, jika Anda malahan menjualnya maka Anda akan melakukan loss taking. Pada intinya di dua tahapan itu Anda hanya dibutuhkan memantau situasi pasar saja, dan memprediksi apa saham anda semakin menurun atau ada kemungkinan naik lagi.

Dengan banyaknya uraian diatas, maka dapat disimpulkan kalau cut loss adalah langkah menjual saham saat kita mengetahui kalau saham itu posisinya terus akan semakin tenggelam. Dan cara termudah dalam memutuskan melakukan cut loss ataupun tidak, Anda diwajibkan memantau terus perkembangan harga beli, kemudian target harga, serta kemungkinan harga cut loss di pasaran harian.

Tips Dalam Melakukan Cut Loss
1. Jalankan CUT LOSS kalau harga terus menerus menjauh dan berlawanan dengan harga Anda.
2. Jika keputusan Anda saat melakukan CUT LOSS itu BENAR, maka Anda akan terjauh dari posisi kerugian yang semakin membesar
3. Jika keputusan Anda dalam memutuskan CUT LOSS itu SALAH, Artinya Anda akan dijauhkan dari penurunan yang semakin besar dan kerugian Anda bisa terminimkan.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *