7 Trader Forex Terkenal di Dunia

Trading forex mencakup kegiatan ekonomi yang semakin lama semakin meningkat bahkan dalam beberapa dekade terakhir. Pada masa itu, banyak trader forex terkenal di dunia yang namanya menjadi bahan pembicaraan karena berbagai alasan. Bagi trader forex, trader forex yang terkenal ini adalah figure-figur yang dapat menjadi teladan dan patut dikagumi.

Banyak para pemula yang ingin ke dunia trading forex menjadi ragu untuk memulai karena menyakini bahwa mendapatkan keuntungan atau kesuksesan dalam dunia ini merupakan suatu hal yang langka. Namun faktanya, hal itu tidak sepenuhnya benar, karena perbandingan antara trader gagal dan trader sukses itu mustahil diperkiraan dengan angka yang pasti. Masih menjadi pertanyaan, jika memang forex trading itu benar-benar berpotensi menghasilkan profit atau keuntungan yang besar, apakah ada trader forex yang pernah merasakan hasil dari keuntungan forex ini? Dan jawabannya ada, dengan bukti kami rangkumkan beberapa trader forex yang berhasil dan telah terkenal di dunia.

Berikut beberapa trader forex terkenal di dunia:

1. George Soros

Siapa yang tidak kenal George Soros? Dia adalah salah satu trader paling terkenal di dunia. Perusak “Bank of England” ini adalah selebriti forex yang telah mengguncang dunia berkat aksi spekulasi terhadap mata uang beberapa negara. Yang paling terkenal adalah ketika dia dan rekan-rekannya di Quantum Fund berbondong-bondong melakukan aksi jual terhadap Pound Inggris, yang berhasil merongrong nilai mata uang menjadi 15% terhadap Mark Jerman dan 25% terhadap Dolar AS. Total keuntungan berhasil dipesan Soros dkk. mencapai miliaran dolar dan hampir mendorong ekonomi Inggris ke dalam kebangkrutan.

Pada saat itu, Pound masih tergabung dalam ERM (Exchange Rate Mechanism) yang mengharuskan BoE untuk selalu mengendalikan nilainya, dan melakukan intervensi (jika perlu) untuk menstabilkan nilai tukar. Soros melihat jika “campur tangan” biasanya dilakukan dengan membeli Sterling secara massal atau menaikkan suku bunga seperti bom waktu yang siap meledak kapan saja. Benar saja, ketika Pound melemah lagi dan usaha BoE untuk mengekang laju penurunan gagal, Bank of England akhirnya memutuskan untuk menarik GBP dari ERM, memicu aksi jual besar melawan Cable.

Meski George Soros berhasil mengumpulkan manfaat fantastis, ia tidak begitu saja bertindak tanpa manajemen risiko yang matang. Soros mengakui bahwa dia juga mengambil langkah untuk mengantisipasi apakah BoE tidak menarik keanggotaannya dari ERM, dengan menerapkan peraturan rasio risk/reward. Soros juga selalu siap bertindak cepat untuk memotong kerugian jika mengetahui posisinya salah.

2. Stanley Druckenmiller

Stanley Druckenmiller besar di Philadelphia, Druckenmiller memulai karir finansialnya di tahun 1977 sebagai trainee manajemen di sebuah bank. Bertahun-tahun kemudian, dia berhasil mengumpulkan kesuksesan dan mendirikan perusahaan sendiri, Duquesne Capital Management. Lewat perusahaan Druckenmiller juga mengenal Soros dan bekerja sama dalam menjual Sterling yang memicu insiden Black Wednesday. Trader terkenal yang pernah diwawancarai di buku New Warket Wizards kemudian mencetak popularitasnya sendiri dengan secara konsisten membukukan keuntungan fantastis. Net worth Druckenmiller diperkirakan mencapai lebih dari 2 miliar dollar AS.

Salah satu filosofi trading yang bisa dianut darinya adalah: membangun return jangka panjang dapat dilakukan dengan melindungi modal dan mengejar keuntungan sebanyak mungkin bila posisinya sedang benar. Konon, Stanley Druckenmiller adalah salah satu trader yang percaya pada prinsip “memaksimalkan keuntungan sebanyak mungkin dan meminimalirkan kerugian sekecil mungkin”.

3. Andrew Krieger

Meskipun nama Krieger tidak sepopuler Soros dan Druckenmiller. Namun Andrew Krieger adalah salah satu trader sukses yang pernah bekerja untuk Banker’s Trust dan Solomon Brothers. Namun, popularitasnya melonjak setelah dia melakukan short selling atas Dolar New Zealand pada tahun 1987, bertepatan dengan acara Black Monday dimana Dow Jones turun 22% dalam sehari dan memicu tren bearish di seluruh dunia. Pasalnya, dia berhasil membuat $ 300 juta dari keputusannya tersebut.

4. Bill Lipschutz

Lipshutz memulai trading forex saat ia kuliah di Cornell University. Awalnya ia berhasil mengkonversi $ 12.000 menjadi $ 250.000, tapi kemudian benar-benar bangkrut karena satu kesalahan trading. Hebatnya, Lipschutz berhasil bangkit dari keterpurukan dan kembali menjadi trader sukses yang berhasil meraih keuntungan yang konsisten. Kerugian dari kasus sebelumnya telah mengajarkan pentingnya manajemen risiko yang selama ini tidak boleh dia abaikan. Menurut Lipschutz, pasar mata uang adalah arena psikologis, yang mana persepsi pelakunya adalah penggerak price action. Dan akhirnya ia bisa meraih kesuksesan. Saat bekerja untuk Solomon Brothers pada tahun 1985, dia bisa menghasilkan $ 300 juta per tahun. Sebagai trader forex yang terkenal, Bill Lipshutz dijuluki sebagai ” Sultan of Currencies”.

5. Bruce Kovner

Bruce Kovner adalah mantan supir taksi yang baru mengenal forex trading pada usia 32 tahun setelah berulang kali berganti berprofesi. Awalnya, karena tidak ada dana, dia harus menggunakan kartu kreditnya sebagai modal awal. Dan, ternyata dia sangat ahli dalam trading sehingga berhasil menghasilkan keuntungan sebesar $ 20.000. Setelah itu, ia memutuskan untuk mengejar karir sebagai trader sukses, dan akhirnya mendapatkan reputasi sebagai salah satu trader terkenal dengan reputasi yang solid.

Dia kemudian mendirikan perusahaan Caxton Alternative Management pada tahun 1982, yang kini telah menjadi salah satu perusahaan hedge fund dengan aset lebih dari 14 miliar dolar AS. Keuntungan dan biaya pengelolaan Kovner terbagi dalam sektor komoditas dan valas. Karena kapitalisasi perusahaan, Kovner tetap menjadi salah satu trader forex terbesar di dunia meski tidak fokus pada pasar mata uang saja.

6. Richard Dennis

Dennis lebih berfokus pada trading komoditas daripada forex. Namun, sistem Turtle Trader yang ia ciptakan terbukti mampu beradaptasi di berbagai jenis pasar, sehingga ia juga dikenal sebagai trader forex yang terkenal. Ia mulai trading di pasar saham dan komoditi dengan modal sendiri sejak usia 17 tahun, pernah mengalami kerugian besar hampir bangkrut pada Black Monday 1987, namun kemudian dari sana ia membangun Turtle Trader yang bisa menghasilkan profit ratusan persen dalam setahunnya.

7. John R. Taylor, Jr.

John R. Taylor, Jr. adalah pemilik FX Concepts, sebuah owner FX Concepts, sebuah perusahaan pengelola modal untuk diperdagangkan di pasar keuangan. Ia juga merupakan pelopor sistem perdagangan berbasis komputer, mengembangkan berbagai model untuk transaksi forex online yang efektif. John R. Taylor, Jr. Lulus dari Universitas Princeton, John memulai karirnya di sektor keuangan sebagai analis politik untuk Chemical Bank. Baru setahun di posisi itu, ia menjadi analis pasar uang untuk bank tersebut dan membuktikan bahwa ia memiliki kesempatan besar untuk membangun jaringan di pasar keuangan dunia.

Dengan adanya 7 trader terkenal di dunia yang pernah menggoncang dunia forex berkat kesuksesannya dalam menjalankan trading forex. Hal ini membuktikan bahwa kesuksesan mereka sebagai trader di pasar mata uang bukanlah hal yang mustahil.

Post A Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *